NasDem Respon PDI-P: Tidak Ada Kawan Abadi dalam Politik, Tapi Ada Etika

0
9


Oleh: Muhajir

medaninside.com, Jakarta – Situasi politik tanah air semakin tegang akhir-akhir ini. PDI-P dan Partai NasDem saling ‘serang’ dan sindir di ruang publik.

Dalam suatu kesempatan, politisi PDI-P Ahmad Basarah menyatakan dalam politik tidak ada teman dan seteru abadi sebab yang hadir hanyalah kepentingan.

Ketua DPP Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago, menanggapi pernyataan pernyataan Ahmad Basarah tersebut.

Irma membenarkan hal tersebut karena memang politik itu sangat dinamis. Hanya saja ia mengingatkan dalam berpolitik harus mengedepankan etika dan komitmen.

“Tidak selamanya kita selalu menggunakan politik praktis,” kata Irma di Jakarta, Sabtu (9/11).

Menurut Irma, sekali-kali para politisi juga harus menggunakan politik etis. Parpol harus mampu memberikan diskursus yang baik kepada publik terkait komitmen partai pada konstituen (pemilih).

“Partai politik yang baik tidak boleh juga terlalu pragmatis, apa lagi tidak satu kata dan perbuatan,” kata dia.

Irma juga menanggapi hubungan Paloh dengan Mega. Ia mengklaim kedua pimpinan partai itu tidak ada masalah sama sekali. Nasdem, kata dia, selalu menjaga persahabatan.

“Tetapi kami tidak tahu jika dari PDIP. By the way insyaallah kami senantiasa menjaga persahabatan, baik pada kawan koalisi maupun pada kawan di luar koalisi,” ujarnya. (PS/FAR)



>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here