Tata jatuh cinta dengan bola basket 3×3 karena lebih keras

0
5


Jakarta (ANTARA) – Pebasket 3×3 nasional Regita Pramesti, atau yang akrab disapa Tata, jatuh cinta dengan cabang olahraga itu karena lebih keras dibanding bola basket reguler.

“Kalau abis main badan bisa biru-biru. Beda dengan (bola basket) lima lawan lima, megang sedikit jadi pelanggaran. Terasa lebih kompetitif,” kata Tata saat ditemui usai konferensi pers kompetisi DBL 3×3 di SCBD, Jakarta, Jumat.

Tata meyakini bola basket 3×3 berpeluang besar untuk semakin berkembang dan mengharumkan nama bangsa, karena sifatnya yang lebih simpel dibanding bola basket reguler.

Baca juga: DBL selenggarakan kompetisi basket 3×3 setahun penuh pada tahun depan

“Di 3×3 kan anggota timnya hanya empat orang. Lebih mudah mengurusnya saat melakukan try out atau kegiatan-kegiatan lain. Orang-orang juga akan lebih mudah tertarik karena hanya memerlukan setengah lapangan (bola basket), kata dara yang sedang menyusun skripsi itu.

Selain itu, bagi Tata, chemistry yang harus terbangun pada bola basket 3×3 tidak perlu sedalam seperti pada bola basket reguler. Ia menuturkan bahwa terkadang dalam satu tim terdapat pemain yang sedang on fire, dan pemain-pemain lain di tim bola basket 3×3 dapat lebih banyak melayani rekannya tersebut.

Baca juga: Timnas basket 3×3 putra optimistis rebut emas SEA Games 2019

Namun ia mengakui untuk saat ini bola basket 3×3 belum dapat dijadikan sandaran mata pencaharian, karena kompetisinya masih sedikit.

Saat ditanyai apakah Tata tertarik membela timnas bola basket Indonesia untuk kategori lima lawan lima, ia menyatakan bahwa itu pertanyaan sulit. Hal itu disebabkan Tata juga pernah membela timnas untuk cabang olahraga bola basket reguler.

Untuk SEA Games Filipina 2019, Tata menyatakan tuan rumah masih merupakan pesaing kuat. Terutama karena mereka berpeluang diperkuat para pemain naturalisasi dan ingin membalas dendam terhadap kekalahan dari Indonesia pada SEA Games sebelumnya.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019





>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here