Lombok Timur Persiapkan Desa Adat Sembalun Jadi Wisata Budaya

0
2





Lombok Timur
Selain panorama alamnya yang indah dan menakjubkan, Pulau Lombok juga masih kental dengan adat dan budayanya. Warga Lombok yang sebagian besar merupakan suku Sasak masih melestarikan tradisi, adat, serta budaya mereka. Hal ini menjadi magnet tersendiri pagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Potensi budaya inilah yang bisa dikembangkan lagi sebagai alat pendongkrak pariwisata. Oleh karena itu, banyak desa-desa di Lombok yang akhirnya ditetapkan sebagai desa wisata. Beberapa yang sering kita dengar adalah Desa Sade dan Desa Ende di Lombok Tengah, Desa Bayan dan Desa Beleq di Lombok Utara.

Sedangkan di Lombok Timur, ada Desa Belik yang berada di Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun. Namun, letaknya yang begitu jauh di kaki Gunung Rinjani itu membuat nama Desa Belik tak sepopuler Desa Sade yang berada di pinggir jalan raya.





Lantaran itulah Wakil Bupati Lombok Timur Rumaksi, ingin mengangkat nama Desa Belik yang ada di Sembalun agar menjadi salah satu desa adat yang terkenal di Pulau Lombok.

“Di Sembalun ada rumah adat, peninggalan sejarah, tokoh-tokoh adat, ini yang tengah disiapkan dalam rangka Sembalun ini sebagai desa budaya,” ucapnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Saat detikcom mengunjungi Sembalun pada awal Oktober 2019 ini, kami menjumpai kawasan desa adat khas dengan rumah-rumah adat suku Sasaknya. Dalam kesempatan itu pula detikcom bertemu dengan Ketua Adat Desa Sembalun Bumbung, P Mardisah.

Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan asal-usul Desa Sembalun, pusaka-pusaka peninggalan masa lalu, serta adat dan budaya yang masih terus dilestarikan oleh masyarakatnya. Ia juga berkisah tentang jejak Islam di Sembalun hingga akhirnya kini seluruh masyarakat yang ada di Sembalun memeluk agama Islam.

“Harapannya seluruh warisan budaya, adat yang ada di sini tidak hilang ditelan zaman. Kita sebagai warga Sembalun punya kewajiban merawat peninggalan-peninggalan ini, melanjutkan tradisi yang dulu dilakukan oleh leluhur kami,” terangnya.

Meningkatnya desa wisata budaya yang muncul di Lombok mengisyaratkan bahwa adat bisa menjadi magnet wisatawan untuk datang berkunjung. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pun turut mendukung dalam pengembangan desa adat. Contohnya dengan menetapkan beberapa daerah sebagai daerah percontohan desa adat dan budaya.

Ikuti terus berita-berita tentang kabar desa dari desa-desa di seluruh Indonesia. Informasi lainnya dari Kemendes PDTT bisa dilihat di sini.

Simak Video “Desa Seruni Umbul Sulap Lahan Kosong Jadi Denda Seruni
[Gambas:Video 20detik]

(ujm/ujm)






>>Artikel Asli<<

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here